Aset Anthoni Salim dan Syamsu Nursalim Disegel PDF Cetak E-mail
Selasa, 01 April 2008 00:00 WIB

Organ yang menamakan dirinya GERAK ( Gerakan Adili Koruptor ) yang merupakan gabungan dari bebrapa element diantaranya; JAMPER, UIN, ASAFI’AH, SAID, UIJ, TRISAKTI, JAYABAYA dan UHAMKA, kembali mengadakan demonstrasi (01/04/2008). Demo kali ini dibarengi dengan aksi penyegelan asset milik obligor Anthoni Salim dan Syamsu Nursalim.

Massa mulai bergerak pukul 10 pagi dari Jl. Proklamasi menuju gedung Ratu Plaza di Jl. Jend Sudirman milik Syamsu Nursalim, tiba disana mereka menggelar orasi, kemudian menuliskan dengan cat, pelataran halaman parkir pintu gerbang gedung tersebut dengan tulisan “Gedung ini Disegel”.

Selanjutnya massa kembali bergerak menuju Jl. MH. Thamrin dan langsung menuju Star Buck Coffe milik Anthoni Salim, tempat ini pun mendapat perlakuan yang sama roling door tempat tersebut langsung ditulis dengan cat dengan tulisan “Disegel”

Menurut koordinator aksi Ghea Hermansyah, hal itu dilakukan sebagai manifestasi kebencian rakyat yang sudah semakin memuncak, karena kasus BLBI tidak segera dituntaskan, malah menimbulkan korupsi baru di kasus tersebut. Seperti kasus tertangkapnya jaksa Urip Tri Gunawan dan Arthalita Suryani, ini sangat menyakitkan hati rakyat.

“Memang kasus BLBI sepertinya sangat sulit dituntaskan, karena banyak sekali keterlibatan oknum pejabat di dalamnya baik itu di Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif. Kasus BLBI bisa tuntas kalau pejabat-pejabatnya diganti semua, karena BLBI menyangkut uang besar, jadi penyelesaiannya harus dengan cara revolusioner. Ingat rakyat sudah sangat menderita jangan tambah lagi penderitaanya, apalagi sekarang harga-harga sudah tidak terjangaku lagi oleh rakyat, ini semua akibat subsidi dicabut untuk membayar bunga BLBI,” kata Ghea. (Chel)

 
Baner